Uncategorized

Wali Kota Saparudin Resmikan SIGORO, Sistem Integrasi Gotong Royong di Pangkal Balam

88
×

Wali Kota Saparudin Resmikan SIGORO, Sistem Integrasi Gotong Royong di Pangkal Balam

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, TOPBERITA,Co,id— Semangat kebersamaan terasa kental di Kantor Kecamatan Pangkal Balam, Selasa (14/4/2026). Di tengah suasana Halal bi Halal, sebuah inovasi lahir untuk menjawab tantangan kompleksitas wilayah pesisir dan industri: SIGORO, Sistem Informasi Gotong Royong.

Kehadiran Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menandai dimulainya langkah baru dalam mengintegrasikan berbagai elemen masyarakat dan instansi dalam satu gerakan bersama.

Bagi Saparudin, inovasi ini bukan sekadar program teknis, melainkan bentuk nyata kolaborasi untuk mendukung program nasional hingga tingkat kota.

“Hari ini Kecamatan Pangkal Balam membuat inovasi terhadap kegiatan program Indonesia Asri dan Pangkalpinang Bersih,” ujarnya.

Ia menjelaskan, SIGORO hadir sebagai jawaban atas kebutuhan koordinasi di wilayah Pangkal Balam yang memiliki karakter unik.

Berbeda dengan kecamatan lain, kawasan ini dipenuhi beragam pemangku kepentingan, mulai dari unsur TNI, kepolisian, otoritas pelabuhan, hingga perusahaan swasta.

“Mereka membuat inovasi yang disebut sistem integrasi gotong royong. Kenapa integrasi? Karena di Pangkal Balam ini agak unik, stakeholder-nya lebih banyak dibanding kecamatan lain,” jelasnya.

Keberagaman tersebut, lanjutnya, justru menjadi tantangan tersendiri.

Tanpa sistem yang terintegrasi, potensi kolaborasi bisa berjalan tidak maksimal.

Karena itu, SIGORO dirancang untuk menyatukan seluruh pihak dalam satu sistem yang terkoordinasi.

“Dibutuhkan sebuah sistem yang bisa menyatukan mereka, mengkoordinasikan mereka, baik dari sisi perencanaan kegiatan maupun pelaksanaan aksi gotong royong,” tegasnya.

Melalui SIGORO, seluruh elemen diharapkan dapat bergerak serentak mulai dari perencanaan hingga aksi nyata di lapangan dalam menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan.

Di kawasan yang dikenal sebagai pusat aktivitas pelabuhan dan industri, inovasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan gerakan gotong royong tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan terhubung dalam satu visi.

Peluncuran SIGORO menjadi bukti bahwa di tengah kompleksitas, kolaborasi tetap bisa dibangun dengan sistem yang tepat dan semangat kebersamaan yang kuat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *