Berita

Wali Kota Pangkalpinang Salurkan Bantuan ATENSI Kemensos untuk 249 Warga di Rusunawa Ketapang

47
×

Wali Kota Pangkalpinang Salurkan Bantuan ATENSI Kemensos untuk 249 Warga di Rusunawa Ketapang

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG,TOPBERITA,Co.id. – Pemerintah Kota Pangkalpinang terus memperkuat komitmennya dalam memperhatikan kesejahteraan masyarakat rentan.

Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Drs. Safarudin, bersama Wakil Wali Kota, Desy Ayutrisna, hadir langsung dalam acara Penyaluran Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) yang dipusatkan di Lapangan Depan Komplek Rusunawa, Kelurahan Ketapang, Kamis (5/3/2026).

​Sebanyak 249 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Kota Pangkalpinang tercatat sebagai penerima manfaat dalam program yang diinisiasi oleh Sentra Mulya Jaya Jakarta, unit kerja di bawah Kementerian Sosial Republik Indonesia.

​Dalam sambutannya, Wali Kota Safarudin memberikan apresiasi khusus kepada perwakilan Kementerian Sosial yang hadir.

Ia menjelaskan bahwa lokasi penyaluran bantuan di Kelurahan Ketapang merupakan basis utama masyarakat nelayan di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

​”Selamat datang di Ketapang. Di sini adalah murni kampung nelayan, bahkan penghuni rumah susun ini mayoritas adalah mereka yang melaut. Nelayan kita di sini sangat terampil, mereka mampu membangun kapal sendiri,” ujar Safarudin.

​Safarudin juga berkelakar mengenai beratnya paket bantuan yang diterima warga, seraya meminta jajaran lurah dan camat untuk sigap membantu masyarakat.

​”Bapak dan Ibu, paket bantuan ini cukup berat, ada kontainer yang isinya mungkin mencapai puluhan kilogram. Saya minta Pak Lurah dan jajaran untuk mengawal warga, jangan sampai ada yang kelelahan atau pingsan saat membawa bantuan ini pulang,” tambahnya.

​Wali Kota menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan jawaban atas janji pemerintah kepada masyarakat pesisir. Ia mengungkapkan bahwa nelayan di Kota Pangkalpinang menghadapi tantangan berat saat memasuki bulan November hingga Januari akibat cuaca ekstrem dan gelombang tinggi.

​Safarudin memaparkan bahwa berbeda dengan nelayan di kabupaten yang masih memiliki lahan untuk berkebun saat tidak bisa melaut, nelayan di Pangkalpinang memiliki keterbatasan lahan. Menurutnya, saat masa paceklik tiba, para nelayan biasanya hanya bisa melakukan aktivitas perbaikan perahu atau mencari pekerjaan serabutan seperti buruh bangunan yang dalam bahasa lokal disebut ngelangkung.

​”Kami terus berpikir bagaimana caranya memberikan dukungan kepada kawan-kawan nelayan di masa sulit tersebut. Alhamdulillah, di bulan suci Ramadhan yang sudah memasuki hari ke-15 ini, kita mendapatkan rezeki dari Allah SWT melalui bantuan ini,” tuturnya.

​Kehadiran Jajaran Lengkap

​Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Mie Go, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, David, serta Kepala Dinas Sosial, Barca. Selain itu, tampak hadir seluruh Camat se-Kota Pangkalpinang, mulai dari Camat Gabek, Rangkui, Pangkal Balam, Taman Sari, hingga Bukit Intan.

​Sinergi lintas OPD (Organisasi Perangkat Daerah) ini diharapkan dapat memastikan penyaluran bantuan rehabilitasi sosial berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi kemandirian ekonomi warga penerima manfaat.Adv. RM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *