BeritaNewsSport

Suporter PSBS Soroti Finansial, Degradasi Jadi Alarm Evaluasi

64
×

Suporter PSBS Soroti Finansial, Degradasi Jadi Alarm Evaluasi

Sebarkan artikel ini
Sekjen Suporter Napi Bongkar, Renol Dirk Putuhena, menyampaikan tanggapan terkait degradasi PSBS Biak saat dihubungi melalui WhatsApp, Minggu (3/5/2026).

“Suporter Napi Bongkar minta evaluasi menyeluruh, soroti tunggakan gaji pemain dan kesiapan tim usai PSBS turun ke Liga 2.”

BIAK| TOPBERITA.CO.ID — Degradasi PSBS Biak dari Liga 1 membuka banyak hal yang selama ini tak terlihat di permukaan. Sekjen Suporter Napi Bongkar,  Renold Dirk Putuhena, menyebut persoalan finansial hingga kesiapan tim menjadi catatan penting yang harus segera dibenahi.

Sekretaris Jenderal Suporter Napi Bongkar, Dirk Putuhena, menegaskan bahwa pengalaman dua musim di Liga 1 harus dijadikan pelajaran berharga untuk membangun tim yang lebih siap ke depan.

“Harapan kami sebagai suporter, dua musim di Liga 1 ini menjadi ilmu dan pengalaman berharga. Ke depan, kalau mau kembali ke Liga 1, semua faktor non-teknis harus benar-benar disiapkan dengan matang,” ujarnya.

Hal tersebut disampaikan Sekjen Suporter saat dihubungi Topberita.co.id melalui pesan WhatsApp, Minggu (3/5/2026) siang.

Dirk mengakui, hasil yang diraih PSBS musim ini menimbulkan rasa kecewa dan sedih di kalangan suporter. Namun, ia menilai kondisi tim tidak bisa dilepaskan dari berbagai kendala yang terjadi sepanjang kompetisi.

“Jujur, kami kecewa dan sedih. Tapi kami juga paham ada banyak kendala yang dihadapi tim sepanjang musim ini,” katanya.

Ia menegaskan, pihak suporter tidak ingin mencari siapa yang harus disalahkan atas degradasi tersebut.

“Kami tidak ingin saling menyalahkan. Biarlah ini menjadi evaluasi bersama dan diselesaikan dengan baik oleh manajemen dan pemain,” tegasnya.

Lebih jauh, Dirk turut menyoroti persoalan finansial yang dinilai berpengaruh besar terhadap performa tim di lapangan.

“Kalau kita bicara jujur, faktor finansial sangat berpengaruh. Ada tunggakan gaji pemain, ini tentu bukan situasi ideal. Pemain akan lebih maksimal kalau hak-haknya terpenuhi,” ungkapnya.

Meski demikian, suporter tetap memberikan apresiasi kepada para pemain yang bertahan hingga akhir kompetisi di tengah kondisi yang tidak mudah.

“Kami berterima kasih kepada pemain yang tetap bertanding sampai akhir, walaupun kondisi tim tidak baik-baik saja,” ujarnya.

Dirk memastikan, dukungan suporter Napi Bongkar tidak akan surut meski PSBS harus turun kasta ke Liga 2.

“Kami akan terus mendampingi tim. Ini bukan akhir, tapi bagian dari proses. Kami ingin PSBS bisa segera bangkit dan kembali ke Liga 1,” pungkasnya.**(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *