PANGKALPINANG,TOPBERITA,Co.id.Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas LPG di wilayah Bangka Belitung dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.
Kepastian tersebut disampaikan Didit usai menerima audiensi bersama Sales Area Manager Pertamina wilayah Bangka Belitung di Ruang Ketua DPRD Babel, Rabu (11/03/26).
Dalam pertemuan tersebut, Pertamina menyampaikan langsung kondisi pasokan energi di daerah, termasuk LPG 3 kilogram maupun BBM untuk masyarakat.
Didit mengatakan, berdasarkan penjelasan dari pihak Pertamina, stok BBM dan LPG dipastikan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga momentum Lebaran.
“Untuk Lebaran ini LPG aman dan insya Allah tidak ada kendala, dan BBM juga dipastikan aman,” kata Didit.
Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat agar tidak panik dalam menyikapi berbagai isu yang beredar terkait ketersediaan energi. Menurutnya, kepanikan justru dapat memicu lonjakan permintaan yang berpotensi mengganggu stabilitas pasokan di lapangan.
“Saya berharap kepada masyarakat, tolong tidak panik. Jangan mudah menerima berita-berita yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia menegaskan, kepanikan masyarakat sering kali menyebabkan antrean panjang dan penimbunan yang justru memicu kenaikan harga di tingkat pasar.
“Karena kepanikan masyarakat inilah yang akhirnya menyebabkan harga itu bisa melonjak. Orang jadi antre dan menstok barang secara berlebihan,” jelasnya.
Didit mengungkapkan, audiensi dengan Pertamina dilakukan setelah dirinya menerima sejumlah informasi dari lapangan terkait kekhawatiran masyarakat terhadap ketersediaan BBM dan LPG.
Namun setelah dilakukan klarifikasi langsung dengan pihak Pertamina, kondisi pasokan dipastikan masih terkendali.
“Untuk LPG 3 kilogram, baik subsidi maupun non-subsidi dan BBM dipastikan stoknya aman menjelang Lebaran. Itu langsung disampaikan oleh pihak Pertamina,” tegasnya.
Didit juga mengapresiasi respons cepat dari pihak Pertamina yang langsung memberikan penjelasan dan memastikan pemantauan kondisi di lapangan.
“Kami meminta pihak Pertamina untuk terus memantau kondisi di lapangan agar masyarakat tidak lagi khawatir terhadap pasokan energi,” katanya.
Ia menambahkan, berbagai dinamika global seperti konflik geopolitik memang berpotensi memengaruhi sektor energi. Namun untuk saat ini, kondisi di Bangka Belitung masih dalam keadaan aman.
“Memang ada situasi global seperti perang Iran, Israel, dan Amerika yang bisa berdampak. Tapi minimal untuk menjelang Lebaran ini kondisi LPG dan BBM di Bangka Belitung insya Allah aman,” pungkasnya. (*)












