PANGKALPINANG, TOPBERITA.Co.id.– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sadiri, kembali turun ke tengah masyarakat menyerap aspirasi.
Kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun Sidang II 2026 tersebut digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Daruttawwabin, Kelurahan Parit Lalang, Kecamatan Rangkui, Pangkalpinang, Sabtu (16/5/2026) malam.
Kegiatan ini dimulai pada pukul 18.30 WIB ini mendapat antusiasme yang tinggi dari warga masyarakat sekitar, terutama para wali murid dan pengurus pesantren.
Sadiri menegaskan bahwa penempatan lokasi reses di lingkungan ponpes ini dilakukan secara sengaja.

Menurutnya, selama ini perhatian pemerintah terhadap lembaga pendidikan berbasis keagamaan non-formal tersebut dirasa masih kurang.
”Kami mengambil lokasi reses di pesantren karena memandang selama ini pemerintah kurang memperhatikan.
Kami ingin menyamakan persepsi bahwa baik sekolah formal maupun non-formal itu sama. Apalagi di Bangka Belitung kita sudah memiliki Perda tentang Penyelenggaraan Pesantren. Ini yang harus kita syiarkan,” ujar Sadiri saat diwawancarai usai kegiatan.
Selain membahas penguatan regulasi dan kesetaraan pesantren, pertemuan ini juga menjadi wadah bagi warga untuk mengadukan persoalan di lingkungan tempat tinggal mereka, mulai dari infrastruktur jalan yang meminta untuk diperbaiki hingga maraknya peredaran narkoba jenis sabu.
Menanggapi keluhan dari warga Parit Lalang terkait ancaman narkoba, Politisi dari partai PPP ini menegaskan bahwa hal tersebut menjadi atensi utama dan prioritas legislatif yang harus segera disikapi demi menyelamatkan masa depan generasi muda.
”Ini terkait dengan anak-anak kita ke depan sebagai penerus bangsa. Kalau hancur di masa anak-anak, maka ke depan akan hancur negara ini.
Masalah serius ini akan khusus kami sampaikan kepada pimpinan DPRD Provinsi, untuk kemudian diteruskan kepada Forkopimda dan APH (Aparat Penegak Hukum),” tegasnya.
Sadiri menambahkan, langkah serupa sebelumnya pernah sukses dilakukan saat menerima aspirasi dari masyarakat di mana pihak kepolisian langsung merespons cepat dengan meningkatkan intensitas patroli wilayah. Dirinya berharap APH dapat segera mengambil tindakan nyata di lapangan guna menekan peredaran Narkoba jenis sabu di Kelurahan Parit Lalang.
Di akhir acara Anggota DPRD Babel Sadiri menyerahkan bantuan berupa satu unit speaker bluetooth aktif.
Bantuan ini diserahkan langsung kepada pengurus pesantren guna membantu menunjang sarana komunikasi dan kegiatan belajar-mengajar di Ponpes Daruttawwabin parit lalang kota Pangkalpinang. RM











