BeritaPemerintahan

Seleksi Pimpinan BAZNAS Papua 2026–2031 Segera Dibuka, Timsel Pastikan Transparan

28
×

Seleksi Pimpinan BAZNAS Papua 2026–2031 Segera Dibuka, Timsel Pastikan Transparan

Sebarkan artikel ini
Ketua Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Provinsi Papua periode 2026–2031, M.B. Setiyo Wahyudi, rapat bersama Gubernur Papua di Gedung Negara Provinsi Papua, Rabu (1/4/2026).

JAYAPURA | TOPBERITA.CO.ID – Pemerintah Provinsi Papua bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua memastikan tahapan seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua periode 2026–2031 segera dibuka.

Kepastian itu disampaikan Ketua Tim Seleksi (Timsel), M.B. Setiyo Wahyudi, usai rapat bersama Gubernur Papua di ruang tamu Gedung Negara Provinsi Papua, Rabu (1/4/2026).

Setiyo yang juga menjabat sebagai Asisten Sekretaris Daerah Provinsi Papua Bidang Perekonomian dan Pembangunan menjelaskan, proses seleksi dilakukan menyusul berakhirnya masa jabatan pimpinan BAZNAS sebelumnya yang telah diperpanjang hingga 25 Maret 2026.

“Pemerintah telah memberikan arahan agar proses seleksi pimpinan BAZNAS Provinsi Papua periode 2026–2031 segera dilaksanakan,” ujarnya.

Menurut Setiyo, tahapan seleksi akan dimulai pada 2 April 2026 hingga 8 Mei 2026. Rangkaian seleksi meliputi pembukaan pendaftaran, verifikasi administrasi, tes kompetensi, hingga tahapan wawancara.

Ia menyebut jumlah peserta masih menunggu proses pendaftaran dibuka. Namun, berdasarkan ketentuan yang berlaku, jumlah minimal peserta seleksi sebanyak 10 orang.

“Kami berharap jumlah pendaftar bisa lebih dari 10 orang, bahkan lebih dari 20 peserta, sehingga proses seleksi berjalan lebih kompetitif dan menghasilkan pimpinan yang berkualitas,” katanya.

Setiyo menambahkan, Pemprov Papua berharap seleksi ini dapat menghadirkan figur pimpinan yang tidak hanya memahami tata kelola zakat, tetapi juga mampu memperkuat peran BAZNAS dalam mendukung program pemberdayaan umat di Papua.

Sementara itu, anggota Timsel, Rita Wahyuningsih, yang mewakili Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Papua sekaligus bertindak sebagai Sekretaris Timsel, menegaskan seluruh proses seleksi akan berlangsung secara terbuka dan transparan.

Menurut Rita, Timsel akan menjaring calon pimpinan dari berbagai unsur, mulai dari ulama, kalangan profesional, hingga organisasi kemasyarakatan (ormas), dengan tetap mengedepankan integritas, kompetensi, dan amanah sesuai arahan Gubernur Papua.

“Seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan melalui aplikasi SIMZAT atau Sistem Informasi Zakat, yang merupakan sistem resmi Kementerian Agama Republik Indonesia,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh persyaratan dan kriteria calon akan diumumkan secara terbuka kepada publik, termasuk ketentuan batas usia minimal 40 tahun.

Ketentuan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Agama Nomor 10 Tahun 2025 tentang Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS.

Dengan mekanisme yang terbuka dan terukur, Timsel berharap seluruh tahapan seleksi berjalan lancar dan mampu menghasilkan pimpinan BAZNAS Provinsi Papua yang profesional, kredibel, serta mampu meningkatkan pengelolaan zakat secara optimal di Tanah Papua.

“Harapannya, pimpinan terpilih nantinya mampu membawa BAZNAS Papua semakin kuat dalam pelayanan dan pengelolaan zakat yang berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkas Rita.

(Humas/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *