Berita

Sebut Kebijakan Pemkot ‘Biadab’ Kurang Ajar , Lebih dari Yahudi, Walikota, Kita diskusikan Dulu ke Pengacara

207
×

Sebut Kebijakan Pemkot ‘Biadab’ Kurang Ajar , Lebih dari Yahudi, Walikota, Kita diskusikan Dulu ke Pengacara

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG,TOPBERITA,Co.id, – Rencana Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk melakukan pengosongan lahan atau penggusuran terhadap pelaku UMKM di kawasan Kopi Es Sudirman memicu gelombang protes. Kritik tajam datang dari akun tiktok, Andre Politik, yang melontarkan kecaman keras melalui unggahan di akun TikTok yang berdurasi2 menit 59 detik pribadinya.andre.politik.merdekacom

​Dalam narasi video yang beredar, Andre secara terang-terangan menyebut tindakan Pemerintah Kota Pangkalpinang sebagai langkah yang tidak manusiawi. Dengan nada tinggi, ia bahkan menggunakan diksi “biadab” dan “kurang ajar” Bahkan kata ” lebih dari Yahudi  untuk menggambarkan kekecewaannya terhadap kebijakan tersebut kopi Sudirman,

​”Tempat ini sudah berdiri kurang lebih lima tahun, rutin membayar pajak (PAD), dan menyerap banyak tenaga kerja. Tapi sekarang justru mau diusir dengan alasan yang tidak jelas,” tegas Andre dalam pernyataannya.

Andre menekankan bahwa Kopi Es Sudirman bukan sekadar tempat usaha biasa, melainkan ekosistem ekonomi yang memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pangkalpinang. Ia menyayangkan langkah pemerintah yang dinilai mencoba menghancurkan usaha yang sudah mapan dan taat aturan.

​Menurutnya, pemerintah daerah seharusnya berperan membina dan memberikan solusi bagi keberlanjutan UMKM, bukan justru mengambil tindakan yang berpotensi memutus mata pencaharian warga. Ia bahkan membandingkan cara komunikasi dan kebijakan tersebut dengan istilah yang sangat keras.

Lebih lanjut, Andre memperingatkan

​”Jika Anda (Walikota) sudah tidak mampu lagi mengurus rakyat dan pengusaha di Kota Pangkalpinang, lebih baik mundur saja. Jangan membuat kebijakan yang menyengsarakan kami,” pungkasnya dalam unggahan tersebut.

Menanggapi pernyataan keras dan tudingan yang dilontarkan oleh Andre Politik, Walikota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, belum memberikan jawaban mendetail terkait substansi permasalahan.

​Saat dimintai tanggapannya mengenai serangan verbal di media sosial tersebut, Prof. Saparudin menyatakan akan mengambil langkah koordinasi terlebih dahulu.

​”Nanti kita akan diskusikan dulu dengan pengacara kita,” ungkap Walikota singkat saat dikonfirmasi awak media.5/4/2026.

Sementara itu Andre Politik masih dalam upaya konfirmasi wartawan ini terkait dengan ucapkan yang mengatakan Kata Biadap, Kurang Ajar , dan lebih – lebih Dari Yahudi kep Walikota Pangkalpinang,

Penulis : RM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!