Berita

Resmikan Rumah Tahfidz di Lapas Perempuan, Dessy Ayutrisna Apresiasi Pembinaan Spiritual Warga Binaan

42
×

Resmikan Rumah Tahfidz di Lapas Perempuan, Dessy Ayutrisna Apresiasi Pembinaan Spiritual Warga Binaan

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG,TOPBERITA.Co.id.-Wakil Walikota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menghadiri Acara sekaligus meresmikan Rumah Tahfidz Az-Zikra di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Pangkalpinang.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama, sebagai bentuk penguatan silaturahmi di bulan suci Ramadan.

​Turut mendampingi Wakil Walikota dalam kunjungan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesra serta Kepala Bagian (Kabag) terkait di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang.

​Dessy Ayutrisna menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif Lapas Perempuan dalam memperkuat pembinaan spiritual melalui peluncuran Rumah Tahfidz tersebut. Menurutnya, program ini merupakan langkah strategis untuk mentransformasi diri warga binaan.

​“Kami sangat mengapresiasi pihak Lapas Perempuan yang telah menghadirkan Rumah Tahfidz ini. Harapannya, warga binaan tidak hanya menjadi sosok yang lebih baik secara fisik, tetapi juga memancarkan kecantikan rohani melalui kedekatan dengan Al-Qur’an,” ujar Dessy saat sesi wawancara usai acara. Rabu,4/3/2026.

​Selain fokus pada pembinaan iman, Dessy juga menyoroti pentingnya berbagai program pelatihan kemandirian yang digalakkan oleh pihak Lapas.

Berbagai keterampilan mulai dari seni membatik, tata rias wajah (make-up), hingga teknik pertanian hidroponik telah menjadi agenda rutin bagi para warga binaan.

​Lebih lanjut, ia memberikan motivasi agar para warga binaan tidak menyerah pada keadaan dan memanfaatkan waktu di dalam Lapas untuk menimba ilmu sebanyak mungkin sebagai modal masa depan.

​”Jangan pernah berputus asa, tetaplah bersemangat. Dengan bekal ilmu agama yang kuat serta keterampilan praktis seperti membatik dan hidroponik, mereka akan memiliki modal yang cukup untuk membuka usaha atau bekerja secara mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat nanti,” tuturnya.

​Melalui sinergi pembinaan rohani dan keterampilan fisik ini, Lapas Perempuan Kelas IIA Pangkalpinang diharapkan dapat mencetak individu-individu baru yang mandiri, berdaya saing, dan siap memberikan kontribusi positif bagi lingkungan luas saat mereka bebas nantinya.RM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!