PANGKALPINANG,TOPBERITA.Co.id.– Dalam rangka memperkuat silaturahmi dan berdiskusi, Walikota Pangkalpinang Dr. H. Maulan Aklil kembali sambangi masyarakat hingga ke Kelurahan pada “Ngopi Pekat” (Ngobrol Sambil Ngopi Pemerintah dan Masyarakat), di Kantor Lurah Selindung Baru, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, Jumat (10/3/2023).
Kegiatan ini turut serta dihadiri Ketua TP PKK Pangkalpinang, Seluruh Asisten, Seluruh Kepala Dinas/Badan, Bagian Pemerintahan, Camat Gabek, Lurah Selindung Baru, Ketua MUI Bangka Belitung dan elemen masyarakat.
“Silakan sampaikan unek-unek masyarakat ke kami, kami berani tampil 42 Kelurahan dan 7 Kecamatan. Tugas kami melayani masyarakat, kami datang kesini untuk membantu masyarakat,” ujar Molen, sapaan akrab walikota membuka obrolan.
Mudah-mudahan, harap Molen, adanya program NGOPI PEKAT ini bisa menjawab permasalahan di masyarakat. Ia mengajak untuk berdiskusi baik itu kritikan maupun saran agar disampaikan ke pihaknya.
“Saya mengapresiasi warga Selindung Baru antusias mengikuti kegiatan NGOPI PEKAT di Kelurahan Selindung Baru ini. Untuk ibu Kepala Pos PAUD Cahaya, saya langsung menelpon Pak Anto, Manajer PLN Pangkalpinang dengan di-loudspeaker-kan sehingga suara Manajer PLN tersebut bisa didengar masyarakat yang hadir terkait pemasangan listrik di Pos PAUD Cahaya,” kata Molen.
Clear, tuntas, usulan pemasangan listrik PLN yang disampaikan wanita tersebut kepada Molen terkabul saat itu juga. Setelah Molen berkomunikasi dengan Anto, Manajer PLN Pangkalpinang. Tepuk tangan warga pun bergemuruh panjang takjub dengan kecepatan eksekusi walikota di depan mata mereka.
Ditempat yang sama, Lurah Selindung Baru Teguh Arifianto menyebut Momen NGOPI PEKAT ini yang ditunggu-tunggu masyarakat Selindung Baru.
“Saya informasikan wilayah Selindung Baru ini terdiri dari 2 RW dan 7 RT. Mudah-mudahan Selindung Baru bisa berkolaborasi dengan stake holder di Kelurahan kita. Mudah-mudahan kegiatan NGOPI PEKAT ini bisa bermanfaat untuk Kelurahan Selindung Baru,” tuturnya.
Dilain pihak, salah satu warga Kelurahan Selindung Baru, Jumli mengapresiasi adanya Program Gerbang Surga (Gerakan Bangun Subuh Warga PGK) yang digagas oleh Wali Kota Molen sebagai bentuk membudayakan Sholat Subuh di masyarakat.
“Kami warga sangat senang pak wali kota sering mengadakan kegiatan yang langsung turun ke bawah seperti di acara NGOPI PEKAT ini. Biasanya kepala daerah terjun langsung ke bawah saat ada sidak saja. Semoga pak wali kota terus diberi kesehatan untuk memimpin Pangkalpinang,” ungkapnya.
[15/3 09.12] . Akbar, SH.: Pemkot Terpilih 15 Besar Seleksi Penilaian Administrasi Pada Penganugerahan Tinarbuka 2023
Pangkalpinang – Dalam rangkaian peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional (HAKIN), Komisi Informasi Pusat selenggarakan penganugerahan Tinarbuka tahun 2023.
Pemerintah Kota Pangkalpinang terpilih 15 besar seleksi penilaian administrasi pada penganugerahan Tinarbuka tersebut dengan kategori Bupati/Walikota.
“Alhamdulillah Kota Pangkalpinang masuk 15 besar dalam penilaian Anugrah Tinarbuka Nasional Tahun 2023, dan siap melaju ke tahapan selanjutnya,” ujar Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pangkalpinang, Febri Yanto, S.IP, M.Si pada Selasa (14/3/2023).
Diketahui, tahap selanjutnya akan dilakukan penilaian presentasi yang dilaksanakan di Jakarta tanggal 28 Maret 2023 untuk memilih 5 Bupati/Wali Kota sebagai penerima Anugerah Upakarti Artheswara Tinarbuka.
Selain kategori bupati/walikota juga akan diberikan penghargaan kategori SKPD provinsi dan Penyelenggara Pemilu.
Komisi Informasi Provinsi merekomendasikan Penyelenggara Pemilu Provinsi, 3 Bupati/Wali Kota, 3 Kepala Dinas/Badan/Direktur.
Adapun peserta berasal dari 26 Provinsi dengan 37 Wali Kota/Bupati, 49 SKPD dan 39 Penyelenggara Pemilu.
[15/3 09.12] . Akbar, SH.: Dua Kelurahan di Pangkalpinang Dipilih Sebagai Kelurahan Tanggap Inflasi
Pangkalpinang – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Bangka Belitung bersama Pemerintah Kota Pangkalpinang mencanangkan Kelurahan Bukit Besar dan Kelurahan Sinar Bulan sebagai kelurahan tanggap inflasi.
Kelurahan tanggap inflasi ini merupakan Program Sosial Bank Indonesia yang dicanangkan menjadi program unggulan bagi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Pangkalpinang untuk memberdayakan masyarakat dalam rangka menjaga kestabilan laju inflasi melalui kemandirian dan ketahanan pangan.
“Nantinya di dua kelurahan tersebut akan ada semacam kerja sama misalnya penanaman holtikultura di kampung-kampung bersama Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan sebagainya. Kami beri bantuan bibit cabai, nantinya akan dikelola masyarakat dan dimonitoring juga oleh Dinas Pertanian Kota Pangkalpinang dan kami juga,” ungkap Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bangka Belitung, Agus Taufik seusai melaunching Kelurahan Tanggap Inflasi Kota Pangkalpinang di Terminal Selindung Baru, Senin (13/3/23).
Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Suryo Kusbandoro mewakili Wali Kota Pangkalpinang menyebut dengan hadirnya program ini diharapkan dapat menjadi solusi permasalahan ketahanan pangan di masyarakat dengan menerapkan kemandirian pangan di tingkat kelurahan.
“Dengan adanya dua kelurahan ini mudah-mudahan pemerintah kota terbantu paling tidak kelurahan tersebut mampu menyediakan ketesedian pasokan, keterjangkauan harga, dan kelancaran distribusi mampu ditangani tingkat kelurahan,” ujar Suryo
Pada tahun 2023, kata Suryo, inflasi di Kota Pangkalpinang cukup terkendali. Ditandai di bulan Januari mengalami deflasi sebesar 0,1 persen dan Februari sebesar 0,31 persen.
“Jadi kita dua bulan ini mengalami deflasi. Mudah-mudahan masih sisa 10 bulan ini dibantu kelurahan tanggap inflasi diharapkan tidak seperti tahun 2022 kemarin untuk Pangkalpinang naik hingga 6,07 persen. Harapan kita nanti paling tidak di bawah angka nasional berkisar pada 3 hingga 5 persen,” paparnya. Rilis.TB












