SIMPANGKATIS,TOPBERITA,Co.id.— Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda menghadiri kegiatan Safari Ramadan yang digelar di Masjid At-Taufiq, Desa Pasir Garam, Kecamatan Simpang Katis, Kamis (12/03/2025). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda rutin Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah dalam mempererat silaturahmi dengan masyarakat selama bulan suci Ramadan.
Wabup menyampaikan rasa syukur karena masih diberi kesempatan untuk bersilaturahmi dengan masyarakat Desa Pasir Garam dalam suasana Ramadan yang penuh berkah.
“Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Swt. yang telah memberikan kita kesehatan sehingga pada sore hari ini kita dapat berkumpul dan bersilaturahmi di Masjid At-Taufiq ini,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pengurus masjid yang telah berperan aktif menjaga kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.
Menjelang akhir bulan Ramadan, Efrianda juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan sisa waktu yang ada dengan memperbanyak ibadah dan memperkuat kebersamaan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, kami mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Ramadan ini membawa keberkahan bagi kita semua dan menjadikan Bangka Tengah semakin maju,” tutur Efrianda.
Pada kegiatan tersebut, Pemkab Bangka Tengah menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada 20 penerima manfaat. Bantuan tersebut merupakan hasil pengelolaan zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Bangka Tengah yang dihimpun dari zakat penghasilan para ASN serta sejumlah instansi lainnya. Selain itu, turut diserahkan santunan kematian sebesar Rp74 juta oleh BPJS Ketenagakerjaan melalui BKPRMI Bangka Tengah kepada ahli waris pekerja yang merupakan perangkat desa dan guru ngaji. Tidak hanya itu, Pemkab Bangka Tengah juga menyalurkan bantuan perlengkapan masjid berupa dispenser untuk mendukung kebutuhan jamaah, khususnya selama bulan Ramadan.
Sementara itu, penceramah dalam kegiatan tersebut, Haji Sawiran, mengajak jamaah untuk memaksimalkan ibadah di sisa Ramadan yang tinggal beberapa hari lagi.
“Jangan dulu kita sibuk memikirkan kue Lebaran atau belanja hari raya. Mari kita cukupkan dulu bilangan puasa kita dan sempurnakan ibadah Ramadan kita,” kata Haji Sawiran.
Dalam ceramahnya, Haji Sawiran menyampaikan empat pelajaran penting dari bulan Ramadan. Pertama adalah ilmu imsak, yakni kemampuan menahan diri dari hal-hal yang dilarang Allah Swt. Kedua, syahrul mujahadah atau bulan perjuangan untuk mengendalikan hawa nafsu. Ketiga adalah muraqabatullah, yaitu kesadaran bahwa Allah Swt. senantiasa mengawasi setiap perbuatan manusia. Dan yang keempat adalah tawazun, yakni menjaga keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat.
“Semoga kita semua yang hadir di tempat mulia ini termasuk golongan yang mendapatkan rahmat Allah Swt. dan kelak dimasukkan ke dalam surga-Nya,” tutupnya.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah












