BeritaHukum & KriminalHukum KriminalLokalNewsTNI/Polri

Penembakan di Waena Siang Hari, Pengusaha Konter Tertembak; Polisi Amankan Pistol Canik TP9 SF

275
×

Penembakan di Waena Siang Hari, Pengusaha Konter Tertembak; Polisi Amankan Pistol Canik TP9 SF

Sebarkan artikel ini
Terduga Pelaku LR (30) saat diamankan oleh Aparat Penegak Hukum Polsek Heram di Salah Satu Kost 12/02/2026.

JAYAPURA, TOPBERITA.CO.ID – Aksi penembakan terjadi di Jalan Karang VI, Waena, Kota Jayapura, Kamis 12/02/2026 sekitar pukul 10.55 WIT. Korban, Novel Pumpente (26), pengusaha konter Aibon Cell, mengalami luka tembak di lengan kanan setelah ditembak dari jarak dekat di depan rumahnya.

Informasi mengenai kronologi kejadian disampaikan oleh Ahmad Rizal (21) saat ditemui di rumah korban, ketika tim INAFIS Polresta Jayapura Kota melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Terduga pelaku berinisial LR. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, LR disebut-sebut sebagai anggota aktif kepolisian. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait status hukum maupun institusi yang bersangkutan.

Istri Korban Sempat Ditodong

Menurut Ahmad Rizal, peristiwa bermula saat L diduga mendatangi rumah korban dan menodongkan pistol kepada istri korban. Istri korban kemudian menghubungi Novel yang saat itu berada di luar rumah agar segera pulang.

Setibanya di rumah, korban sempat hendak masuk. Namun dari dalam, istrinya memperingatkan bahwa ada orang di luar. Saat korban kembali bergerak menuju pagar rumah, L diduga muncul dan langsung melepaskan tembakan dari jarak dekat.

Peluru mengenai lengan kanan korban dan menembus hingga ke bagian belakang sebelum menghantam pagar rumah.

Korban Berteriak, Dua Remaja Ditodong

Dalam kondisi terluka, korban berlari menuju warung makan di depan rumahnya sambil berteriak meminta pertolongan.

Dua karyawan Cucian Mobil Angga Barokah, yakni Yusuf (20) dan Sostenes (15), sempat melakukan pengejaran melalui lorong di samping rumah korban. Keduanya melihat terduga pelaku melompati pagar.

Namun pengejaran terhenti setelah L diduga kembali menodongkan pistol ke arah mereka.

Polisi Amankan Pistol dan 16 Butir Amunisi

Aparat Polsek Heram yang tiba di lokasi langsung melakukan penyisiran. Sekitar pukul 12.00 WIT, terduga pelaku berhasil diamankan di salah satu kamar kos tempat ia bersembunyi.

 

Dalam proses tersebut, polisi mengamankan satu pucuk pistol jenis Canik TP9 SF, pistol semi-otomatis kaliber 9 mm yang diduga digunakan dalam aksi penembakan.

Saat dilakukan pemeriksaan, di dalam magazen senjata tersebut masih terdapat 16 butir amunisi aktif.

Barang bukti senjata api jenis Canik TP9 SF beserta amunisi aktif yang disita aparat dalam penanganan kasus penembakan siang hari di Jayapura.

Penangkapan sempat berlangsung tegang karena terduga pelaku masih membawa senjata api. Aparat melakukan pendekatan persuasif sebelum akhirnya mengamankan yang bersangkutan.

Situasi di lokasi sempat memanas karena warga yang emosi berupaya melakukan pemukulan. Polisi melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk membubarkan massa sebelum membawa terduga pelaku ke Polsek Heram.

Polisi Amankan Mobil Terios

Selain senjata api, aparat juga mengamankan satu unit Daihatsu Terios warna cokelat tua metalik (bronze) yang diduga digunakan terduga pelaku. Kendaraan tersebut terparkir di gang tidak jauh dari lokasi kejadian, tepat di samping area cucian mobil yang berhadapan dengan rumah korban.

Penggunaan Senjata Dinas Jadi Sorotan

Sebagai informasi, pistol semi-otomatis seperti Canik TP9 SF umumnya digunakan sebagai senjata dinas oleh aparat penegak hukum. Dalam prosedur tetap penggunaan senjata api, setiap personel diwajibkan menggunakan senpi secara terukur dan proporsional serta hanya dalam situasi tertentu yang memenuhi unsur ancaman nyata.

Motif Masih Diselidiki

Hingga kini, motif penembakan masih dalam penyelidikan. Tim INAFIS Polresta Jayapura Kota telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk mendalami informasi terkait kamera CCTV yang disebut sempat dilepas.

Pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai latar belakang kejadian maupun status hukum terduga pelaku.**(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *