BeritaNewsSport

Pemuda Adat Tabi Desak Gubernur Papua Tak Maju di PSSI, Fokus Pimpin KONI

277
×

Pemuda Adat Tabi Desak Gubernur Papua Tak Maju di PSSI, Fokus Pimpin KONI

Sebarkan artikel ini
Polemik pencalonan Ketua PSSI Papua

JAYAPURA | TOPBERITA.CO.ID – Polemik bursa pencalonan Ketua Umum PSSI Provinsi Papua kian memanas dan menjadi perhatian luas, khususnya di kalangan insan sepak bola di Tanah Papua.

Ketua Presidium Pemuda Adat Tabi Kota Jayapura, Frank Renol Tjoe, angkat bicara terkait dinamika tersebut.

Dalam pesan WhatsApp yang diterima media ini pada Jumat malam (24/04/2026), Frank menyampaikan bahwa situasi yang terjadi saat ini sangat dirasakan oleh masyarakat pecinta sepak bola, terutama di Kota Jayapura yang dikenal sebagai barometer sepak bola Papua.

Menurutnya, di tengah hangatnya pembahasan terkait kondisi Persipura Jayapura, muncul sejumlah figur potensial dalam bursa pencalonan Ketua PSSI Papua.

“Beberapa calon yang muncul sebenarnya sangat baik dan punya kapasitas, di antaranya Wali Kota Jayapura, Bapak Gubernur Papua, Bapak Abisai Rollo, hingga Bapak Jack Komboy,” ujarnya.

Namun demikian, dari sudut pandang pemuda adat, ia menyarankan agar Gubernur Papua tidak turut maju dalam bursa tersebut. Menurutnya, secara posisi dan tanggung jawab, Gubernur memiliki peran yang lebih besar dalam membina seluruh cabang olahraga di Papua.

“Kalau Gubernur ikut memimpin PSSI, dikhawatirkan akan terjadi ketimpangan. Cabang olahraga lain bisa merasa tidak diperhatikan. Sebaiknya Gubernur fokus memimpin KONI Papua, karena di dalamnya mencakup semua cabang olahraga, termasuk PSSI,” tegasnya.

Frank juga menambahkan bahwa secara adat dan budaya, seorang kepala daerah umumnya berperan sebagai pembina utama melalui KONI, bukan hanya pada satu cabang olahraga tertentu.

Ia pun menyampaikan harapan dengan penuh hormat agar Gubernur Papua dapat mempertimbangkan hal tersebut demi keseimbangan pembangunan olahraga di daerah.

“Kami dari pemuda adat, dengan penuh hormat dan kasih, memohon agar Bapak Gubernur fokus sebagai Ketua KONI saja. Biarlah PSSI dipimpin oleh figur lain yang juga mampu. Karena semua cabang olahraga membutuhkan perhatian Bapak,” tutupnya.**(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *