PANGKALPINANG,TOPBERITA,Co id – Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memperkuat komitmennya dalam pengentasan kemiskinan melalui penyaluran jaring pengaman sosial. Langkah nyata ini ditandai dengan penyerahan santunan secara serentak kepada 500 orang mustahik se-Kota Pangkalpinang yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Pangkalpinang, Rabu (20/3/2026).
Acara yang dihadiri oleh sekitar 700 orang ini dihadiri langsung oleh Walikota Pangkalpinang, Prof. Drs. Saparudin, perwakilan Pemprov Kepulauan Bangka Belitung, serta jajaran pimpinan perbankan dan tokoh agama setempat.
Dalam sambutannya, Walikota Pangkalpinang, Prof. Saparudin menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan lembaga zakat dalam memastikan bantuan menyasar kepada delapan asnaf yang berhak sesuai syariat Islam.

”Pemerintah Kota bersama BAZNAS terus berkomitmen menjaga amanah umat. Zakat sebesar 2,5 persen bagi yang mampu bukan sekadar kewajiban agama, melainkan instrumen gotong royong untuk meringankan beban ekonomi saudara-saudara kita,” ujar Saparudin. Ia juga mengapresiasi program BAZNAS yang konsisten menyentuh aspek krusial masyarakat, seperti rehabilitasi rumah layak huni dan bantuan medis.
Pada kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS Kota Pangkalpinang, M. Kurniawan, S.E., memaparkan transparansi pengelolaan dana umat sepanjang tahun 2025. Tercatat, program Infak Sudako di tingkat kelurahan berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp1 miliar, ditambah alokasi dana infak pendukung sebesar Rp300 juta.
Secara akumulatif, total penerimaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) BAZNAS Kota Pangkalpinang tahun 2025 menembus angka Rp2 miliar, yang dihimpun dari partisipasi aktif sekitar 20 ribu pembayar zakat (muzaki).
”Dana yang terhimpun ini kami kembalikan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Hari ini, 500 mustahik menerima santunan berupa uang tunai masing-masing sebesar Rp500 ribu, paket beras 5 kilogram, satu dus air mineral, serta 14 bungkus mi instan,” jelas M. Kurniawan.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zulhadi, menambahkan bahwa akselerasi pengumpulan dana ini tidak lepas dari transparansi dan akuntabilitas sistem yang dibangun bersama pemerintah daerah. Menurutnya, BAZNAS akan terus memaksimalkan pendistribusian agar zakat benar-benar menjadi penggerak roda kesejahteraan sosial dan pengentas kemiskinan di Pangkalpinang.
Kegiatan seremonial pembukaan ditutup pada pukul 10.00 WIB dan langsung dilanjutkan dengan prosesi pembagian paket santunan kepada para penerima manfaat secara tertib dan kondusif.(RM)











