KOBA,TOPBERITA,Co.id. – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menggelar kegiatan Pembinaan Mental Spiritual bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan menghadirkan fasilitator Buyung Ristyono dari Trust Management Indonesia di Masjid Ar-Raihan Koba, Jumat (06/03/2026).
Kegiatan yang diprakarsai oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Bangka Tengah ini mengusung tema “Pembinaan Mental Spiritual dalam Rangka Disiplin Pegawai di Lingkungan Kabupaten Bangka Tengah” dan diikuti oleh seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP-PKK Bangka Tengah, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bangka Tengah, para staf ahli, para asisten, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Tengah, Ahmad Syarifullah Nizam, mengatakan tidak semua orang memiliki kesempatan untuk hadir dan mendapatkan ilmu terkait pengembangan sumber daya manusia dalam kegiatan tersebut.
“Mari kita sama-sama menyemangati diri masing-masing. Melalui kesempatan ini kita tingkatkan diri sebagai ASN yang berakhlak, yang mampu dan bangga melayani bangsa,” ujar Sekda.
Ia menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat integritas, moral, dan etos kerja aparatur melalui penguatan nilai-nilai agama serta budaya kerja BerAKHLAK, yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Menurutnya, penguatan nilai-nilai tersebut diharapkan mampu menciptakan sumber daya manusia aparatur yang jujur, amanah, disiplin, dan ikhlas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kehadiran kita di sini juga untuk mengingatkan kembali bahwa ASN adalah pelayan bangsa yang diberikan berbagai kekuatan, mulai dari kekuatan fisik, emosional, spiritual, hingga intelektual,” katanya.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut para ASN dapat menjadi aparatur terbaik yang mampu terus memperbaiki diri dan mengukir prestasi dalam menjalankan tugas.
“Semangat kerja dan prestasi ASN Bangka Tengah selama ini sudah sangat baik. Oleh karena itu, ASN diharapkan mampu menjadi solusi dari setiap persoalan yang dihadapi daerah,” tambahnya.
Sementara itu, fasilitator Trust Management Indonesia, Coach Buyung Ristyono, dalam materinya menyampaikan bahwa kehidupan merupakan proses belajar yang terus berlangsung.
“Hidup adalah pilihan, karena dalam proses kehidupan kita terus belajar. Efek dari belajar adalah perubahan, dari kegelapan menuju terang,” ujar Buyung.
Ia juga menekankan pentingnya memulai setiap aktivitas dengan doa agar memperoleh kemudahan dan keberkahan dalam menjalani kehidupan.
Menurutnya, penghargaan maupun penghinaan yang diterima seseorang sering kali merupakan hasil dari perilaku dan sikap yang ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Penghargaan kita dapatkan dari perilaku dan sikap yang kita tunjukkan, begitu juga sebaliknya,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Buyung juga mengingatkan pentingnya memohon kepada Allah Swt. berbagai kebaikan dalam menjalani kehidupan.
“Kunci kehidupan adalah memohon kepada Allah kemudahan, keringanan, kekuatan, ketenangan, keselamatan, dan keberkahan,” katanya.
Ia juga menyampaikan tiga hal penting yang perlu diminta kepada Allah, yakni ilmu pengetahuan, rezeki yang baik, serta diterimanya amal perbuatan.
“Kita harus meminta pengetahuan, meminta rezeki yang baik, dan memohon agar amal perbuatan kita diterima, sehingga prestasi ASN Bangka Tengah tetap menjadi yang terbaik,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian santunan Korpri kepada ASN yang sakit, pensiun, dan keluarga ASN yang meninggal dunia. Selain itu, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bangka Tengah turut menyalurkan santunan kepada anak yatim.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah
Penulis: Kumala Sari Dewi












