JAYAPURA, TOPBERITA.CO.ID – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ondofolo Kampung Waena, Richard Ohee, menggelar kegiatan bakti sosial (Baksos) bertajuk *”Semangat Kemerdekaan, Memperkuat Persatuan, Menebar Kepedulian”* di kediamannya, Kampung Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Senin (27/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga Kampung Waena. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan itu juga dimanfaatkan untuk memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan kepedulian sosial menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI.
Dalam sambutannya, Richard Ohee mengajak seluruh masyarakat mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Menurutnya, semangat perjuangan itu harus diwujudkan melalui kebersamaan, gotong royong, dan komitmen menjaga kedamaian di tengah masyarakat.
“Hari ini kita berkumpul untuk menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Momentum ini menjadi pengingat atas perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Karena itu, masyarakat Kampung Waena harus terus menjaga persatuan serta semangat gotong royong dalam membangun kampung dan bangsa,” ujar Richard.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, agar mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai adat, budaya, dan kearifan lokal.
“Sebagai Ondofolo, saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan positif, menjaga nilai-nilai adat dan budaya, serta mendukung pembangunan demi kemajuan Papua dan Indonesia,” katanya.
Richard turut mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya maupun ajakan melakukan aksi-aksi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, setiap perbedaan pandangan harus disampaikan melalui cara-cara yang damai dengan mengedepankan dialog serta menghormati hukum yang berlaku.
“Saya mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas maupun ajakan mengikuti aksi-aksi yang dapat mengganggu kedamaian. Perbedaan pandangan hendaknya disampaikan melalui cara-cara damai dengan mengedepankan dialog,” tegasnya.
Lebih lanjut, Richard menegaskan bahwa masyarakat adat memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga Tanah Papua tetap aman, damai, dan harmonis sebagai warisan bagi generasi mendatang. Karena itu, ia mengajak seluruh warga menolak segala bentuk provokasi, penyebaran ujaran kebencian, maupun tindakan yang dapat memecah belah persatuan.
“Sebagai masyarakat adat, kita memiliki tanggung jawab menjaga tanah ini tetap damai sebagai warisan bagi anak cucu kita. Mari kita bersama-sama menolak segala bentuk provokasi, penyebaran kebencian, maupun tindakan yang dapat merusak persatuan,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Richard mengajak seluruh masyarakat terus memperkuat kerukunan serta bersama-sama membangun Kampung Waena dan Papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Mari kita bersatu, menjaga kerukunan, dan bersama-sama membangun kampung serta daerah kita dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.
Sementara itu, tokoh adat Kampung Waena, Kedor Modouw, mengajak seluruh warga segera mengibarkan Bendera Merah Putih sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81.
“Sudah waktunya kita memasang Bendera Merah Putih mulai hari ini. Dua hari lagi kita akan berkeliling dari rumah ke rumah untuk memastikan seluruh warga sudah memasang bendera,” katanya.
Ia menjelaskan, kegiatan pengecekan pemasangan bendera tersebut bukan semata-mata sebagai bentuk pengawasan, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga.
“Tidak ada lagi negara di atas negara. Kita hanya memiliki satu negara, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Kedor.
Usai kegiatan sosialisasi, panitia bakti sosial membagikan paket sembako kepada warga yang hadir sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat dalam menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.*(Redaksi Topberita.co.id)











