BeritaLokalNewsTNI/Polri

Misteri di Tepi Danau Sentani: Satreskrim Polres Jayapura Gerak Cepat Olah TKP Penemuan Jenazah Pria

59
×

Misteri di Tepi Danau Sentani: Satreskrim Polres Jayapura Gerak Cepat Olah TKP Penemuan Jenazah Pria

Sebarkan artikel ini
Presisi dan profesional. Tim INAFIS Satreskrim Polres Jayapura menandai serta menunjukkan posisi jenazah saat olah TKP di kawasan Danau Sentani, memastikan setiap detail tercatat demi kepastian hukum

SENTANI, TOPBERITA.CO.ID – Ketenteraman warga di pesisir Danau Sentani, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, mendadak terusik. Sesosok pria tanpa identitas ditemukan mengapung di perairan sekitar Jalan Baru Nendali, Jumat (27/02/2026) sore. Aparat Satreskrim Polres Jayapura pun bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Penemuan jenazah tersebut bermula dari laporan warga Kampung Nendali yang hendak memancing di sekitar danau. Sekitar pukul 16.45 WIT, saksi melihat tubuh laki-laki mengapung dan tidak bergerak di perairan. Tanpa menunda waktu, saksi segera melaporkan temuan itu ke Polsek Sentani Timur.

Kapolres Jayapura, Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim Alamsyah Ali, menyampaikan bahwa pihaknya langsung menurunkan personel begitu laporan diterima.

“Personel Identifikasi (INAFIS) Satreskrim Polres Jayapura bersama piket Reskrim dan anggota Polsek Sentani Timur segera menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah TKP,” ujar AKP Alamsyah Ali.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 18.00 WIT, petugas langsung memasang garis polisi guna menjaga status quo TKP dan menghindari kerumunan warga yang berpotensi mengganggu proses penyelidikan. Sekitar pukul 18.15 WIT, tim INAFIS melakukan serangkaian prosedur, mulai dari dokumentasi, pemotretan, hingga pemeriksaan luar terhadap tubuh korban.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dewasa, mengenakan kaos hitam dan celana pendek hitam. Analisa sementara kondisi jenazah menunjukkan korban diduga telah meninggal dunia lebih dari 24 jam sebelum ditemukan. Namun, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan.

Upaya identifikasi melalui pemeriksaan sidik jari telah dilakukan di lokasi. Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, identitas korban belum dapat dipastikan.

Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Jayapura untuk menjalani visum et repertum (VER) guna memastikan penyebab kematian secara medis.

Polres Jayapura mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam beberapa hari terakhir agar segera melapor dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna membantu proses identifikasi.

Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Aparat berjanji akan mengusut tuntas penyebab kematian korban demi memberikan kepastian hukum dan rasa aman bagi masyarakat di sekitar DanauSentani.**(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *