PANGKALPINANG,TOPBERITA.Co.id.– Gajah Muda Nusantara (GMN) Pangkalpinang menggelar aksi sosial bertajuk buka puasa bersama dan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim dari Panti Asuhan Muara Kasih Bunda. Kegiatan yang berlangsung di D’Cafilla pada Jumat (27/02/2026) ini menjadi wujud nyata kepedulian komunitas terhadap sesama di bulan suci Ramadan.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua GMN Bangka Belitung, Johan, serta Pembina GMN sekaligus anggota DPRD Belitung, Wylianto, beserta jajaran pengurus lainnya.
Kegiatan dimulai dengan suasana hangat saat anggota GMN berbaur dengan anak-anak yatim sembari menunggu waktu berbuka.

Dalam sambutannya, Ketua GMN Pangkalpinang, Martina Criztin, mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran para pimpinan dan adik-adik panti asuhan.
Martina menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar rutinitas, melainkan ajang memperkuat tali persaudaraan di internal GMN Bangka Belitung maupun Pangkalpinang. Ia juga mengutip pesan religius mengenai kemuliaan menyantuni anak yatim.
”Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa orang yang menanggung anak yatim akan bersama beliau di surga seperti dekatnya jari telunjuk dan jari tengah. Semoga buka puasa bersama ini membawa keberkahan dan dampak positif bagi masyarakat Bangka Belitung, khususnya Kota Pangkalpinang,” ujar Martina.

Selain berbagi bantuan materiil, Martina yang juga dikenal sebagai content creator kuliner melalui akun TikTok @TukangMakanOfficial ini, menekankan pentingnya soliditas organisasi.
Martina menyampaikan bahwa momentum Ramadan harus menjadi titik balik bagi seluruh anggota untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan agar semangat berbagi ini menjadi budaya yang melekat, bukan sekadar seremonial.
Kehadiran Wylianto selaku Pembina GMN sekaligus anggota DPRD memberikan motivasi tambahan bagi para anggota untuk terus aktif dalam kegiatan sosial.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim sebagai bentuk dukungan moril dan materiil.
Pihak pengelola D’Cafilla turut memberikan apresiasi atas inisiatif GMN yang memilih lokasi mereka sebagai tempat berlangsungnya aksi mulia tersebut. Rangkaian kegiatan ditutup dengan salat Maghrib berjamaah dan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan yang tak terputus.
Penulis: RM












