PANGKALPINANG,TOPBERITA,Co.id. – Bertempat di Balai Betason, Lantai 1 Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Pemerintah Kota Pangkalpinang resmi menyelenggarakan prosesi Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan bagi 40 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024, Jumat (27/3).
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, didampingi Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna, Sekretaris Daerah, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Pangkalpinang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin menyampaikan ucapan selamat kepada para aparatur yang telah melewati masa percobaan selama lebih dari satu tahun hingga akhirnya resmi menyandang status PNS penuh. Ia menegaskan bahwa sumpah yang diucapkan bukan sekadar seremonial, melainkan janji suci kepada negara dan Tuhan Yang Maha Esa.
”Sumpah yang baru saja saudara ikrarkan pada hakikatnya merupakan bukti kesanggupan untuk menaati aturan yang berlaku. Ini disaksikan tidak hanya oleh kita yang hadir di sini, tetapi juga oleh Tuhan,” ujar Prof. Saparudin di hadapan para peserta pelantikan.
Ia juga mengingatkan pentingnya bagi setiap PNS untuk memahami aturan disiplin pegawai agar mengetahui batasan serta kewajiban selama menjalankan tugas sebagai abdi negara. Menurutnya, momentum ini harus menjadi titik awal peningkatan kesejahteraan dan karier yang dibarengi dengan amanah baru.

Selain aspek administratif, Prof. Saparudin menekankan tiga poin utama yang wajib dimiliki oleh setiap PNS dalam menghadapi perubahan zaman yang dinamis, yakni integritas, semangat melayani, dan profesionalisme.
”Pertama adalah integritas sebagai benteng pondasi profesi kita. Saudara akan memasuki lingkungan baru yang penuh tantangan dan godaan, maka integritas adalah kuncinya agar selamat sampai tujuan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa poin kedua adalah melayani dengan sepenuh hati. Wali Kota mengingatkan bahwa hakikat dari profesi PNS adalah menjadi pelayan masyarakat, bukan justru minta dilayani oleh masyarakat.
”Ketiga adalah profesional. Zaman terus berubah, karena itu saudara harus terus belajar, baik dari buku maupun pengalaman orang lain agar dapat menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan,” tambah Prof. Saparudin.
Di akhir arahannya, ia berharap para PNS baru mampu memaksimalkan kinerja dan memanfaatkan teknologi dalam memberikan pelayanan publik, mengingat persaingan ke depan hanya bisa dimenangi oleh mereka yang mampu beradaptasi dengan perkembangan digital.
Penulis : RM












