BeritaNews

Ketua Dewan Adat Sarmi Ajak Warga Tolak Provokasi, Imbau Tak Ikut Aksi KNPB 3 Agustus

49
×

Ketua Dewan Adat Sarmi Ajak Warga Tolak Provokasi, Imbau Tak Ikut Aksi KNPB 3 Agustus

Sebarkan artikel ini
Ketua Dewan Adat Sarmi, Bernard Cawem, mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban serta tidak mudah terpengaruh provokasi menjelang rencana aksi pada 3 Agustus 2026.

TOPBERITA.CO.ID | SARMI — Menjelang rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar Komite Nasional Papua Barat (KNPB) pada Senin, 3 Agustus 2026, Ketua Dewan Adat Sarmi (DAS), Bernard Cawem, mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh masyarakat agar tidak terlibat dalam kegiatan tersebut.

Pernyataan tokoh adat Sarmi tersebut disampaikan di Mararena, Distrik Sarmi, Kabupaten Sarmi, Papua, Kamis (30/7/2026).

Bernard Cawem mengimbau masyarakat untuk tetap mengedepankan persatuan, menjaga kerukunan, dan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan maupun informasi yang belum terverifikasi serta berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban umum.

Ia menekankan bahwa setiap warga memiliki peran penting dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif. Masyarakat diimbau untuk tetap menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa, menghindari tindakan yang dapat menimbulkan konflik, serta menyampaikan aspirasi melalui cara-cara yang damai dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Bernard juga mengajak para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan serta memperkuat semangat kebersamaan demi terciptanya stabilitas keamanan yang mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap seluruh masyarakat dapat menjadi pelopor perdamaian dengan tidak terlibat dalam tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum serta terus bekerja sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif.

Sebagai informasi, imbauan serupa juga disampaikan oleh sejumlah tokoh adat lainnya di Papua. Sementara itu, kepolisian telah menyiagakan ribuan personel gabungan untuk mengawal jalannya aksi dan memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *