BeritaNewsPemerintahan

Ramadan Penuh Berkah, Kemenag Papua Salurkan Beasiswa dan 2.000 Takjil di Masjid Raya Baiturrahim

19
×

Ramadan Penuh Berkah, Kemenag Papua Salurkan Beasiswa dan 2.000 Takjil di Masjid Raya Baiturrahim

Sebarkan artikel ini
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Klemens Taran bersama Wakil Gubernur Papua Aryoko Albertho Ferdinand Rumaropen saat kegiatan Aksi Sosial dan Syiar Ramadan di Masjid Raya Baiturrahim Jayapura, Senin (9/3/2026). Dalam kegiatan ini disalurkan beasiswa dan ribuan paket takjil kepada masyarakat.

Kolaborasi lintas sektor dorong kepedulian sosial, literasi keuangan pelajar, hingga penguatan zakat sebagai instrumen kesejahteraan umat di Papua.

TOPBERITA.CO.ID | JAYAPURA – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan terasa kental dalam kegiatan Aksi Sosial dan Syiar Ramadan 1447 H/2026 M yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua di Masjid Raya Baiturrahim Jayapura, Senin (9/3/2026).

Kegiatan ini menghadirkan rangkaian program sosial keagamaan yang menyentuh langsung masyarakat, mulai dari penyaluran beasiswa bagi siswa kurang mampu hingga pembagian sekitar 2.000 paket takjil bagi warga, khususnya pengguna jalan.

Hadir mewakili Gubernur Papua, Wakil Gubernur Papua Aryoko Albertho Ferdinand Rumaropen menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum spiritual yang sarat nilai ketakwaan, kesabaran, dan kepedulian sosial.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud nyata solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat Papua,” ujarnya.

Dari Beasiswa hingga Takjil

Aksi sosial yang digagas Kemenag Papua ini memberikan manfaat konkret. Sebanyak 30 siswa dari keluarga kurang mampu menerima beasiswa, sementara ribuan paket takjil dibagikan kepada masyarakat.

Kepala Kanwil Kemenag Papua, Klemens Taran menegaskan bahwa Ramadan adalah momentum memperkuat nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, baik melalui pendidikan maupun aksi sosial langsung,” katanya.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga menghadirkan edukasi masa depan melalui literasi keuangan bagi lebih dari 50 pelajar hasil kolaborasi dengan Bank Indonesia Perwakilan Papua.

Zakat sebagai Kekuatan Ekonomi Umat

Klemens juga menyoroti pentingnya pengelolaan zakat sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, zakat tidak hanya berdimensi ibadah, tetapi juga memiliki kekuatan sosial dan ekonomi jika dikelola secara profesional dan kolaboratif.

“Sinergi antara pemerintah, Kemenag, Badan Amil Zakat Nasional, lembaga amil zakat, dan dunia usaha sangat penting untuk mengoptimalkan potensi zakat di Papua,” ujarnya.

Gerakan Nasional Teras Zawa

Sementara itu, Pembimbing Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Papua, Rita Wahyuningsih menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Teras Zawa yang diinisiasi Kementerian Agama RI.

Program tersebut mengusung semangat Joyful Ramadhan Mubarak, yakni menghadirkan Ramadan sebagai momentum menebar kebaikan dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam gerakan berzakat melalui lembaga resmi.

Pelaksanaan kegiatan ini juga melibatkan berbagai mitra strategis, mulai dari pemerintah daerah, lembaga keagamaan lintas iman, hingga sektor perbankan dan lembaga zakat.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi gerakan bersama dalam memperkuat kepedulian sosial dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Papua,” jelas Rita.

Perkuat Harmoni Papua

Selain aksi sosial, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung visi pembangunan Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmoni.

Program beasiswa dinilai sebagai langkah strategis dalam membuka akses pendidikan, sementara aksi sosial dan kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi memperkuat persatuan di tengah keberagaman Papua.

Momentum Ramadan pun diharapkan terus menjadi penggerak nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan persaudaraan di Tanah Papua.**(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *