JAKARTA, TOPBERITA.CO.ID – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua meraih penghargaan kinerja anggaran terbaik nasional pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Direktorat Jenderal Bimas Islam Tahun 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu (22/1/2026).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Agama Romo HR Muhammad Syafi’i. Kanwil Kemenag Papua tercatat bersanding dengan provinsi lain, yakni Jawa Timur, Gorontalo, Aceh, dan Sumatera Utara.
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Pdt. Klemens Taran, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Bimas Islam atas capaian tersebut. Ia menyebut penghargaan ini menjadi bukti efektivitas pengelolaan anggaran, meski Papua menghadapi tantangan geografis yang tidak ringan.
“Capaian ini membuktikan bahwa Papua mampu bersaing secara nasional, meskipun memiliki banyak keterbatasan,” ujar Klemens.
Menurut dia, keberhasilan masuk lima besar nasional dalam penilaian kinerja anggaran melalui aplikasi SAKTI dan e-Monev Bappenas bukan sekadar capaian administratif. Prestasi ini, kata dia, menjadi tantangan untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas kinerja di seluruh unit kerja.
“Ini bukan hanya milik Bimas Islam. Prestasi ini harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Kanwil Kemenag Papua agar kualitas pelayanan terus meningkat pada 2026,” tegasnya.
Fokus Dampak Nyata Anggaran
Penghargaan tersebut sejalan dengan arahan Wakil Menteri Agama dalam pembukaan Rakernas. Wamenag menekankan agar program Bimas Islam tidak lagi berorientasi pada serapan anggaran semata, melainkan pada perubahan perilaku dan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurut Wamenag, Kementerian Agama bekerja di ruang sosial dan nilai. Karena itu, keberhasilan program harus diukur dari dampak sosial, ekonomi, dan kesadaran ekologis yang dirasakan langsung oleh umat.
Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) Perencana Muda Kanwil Kemenag Papua, Taufik Ramadhan, menjelaskan bahwa penilaian kinerja anggaran dilakukan secara ketat dan berjenjang, baik antar-Kanwil maupun antar-Kantor Kemenag kabupaten dan kota.
“Penilaian dilakukan secara nasional. Alhamdulillah, Satker Bimas Islam Kanwil Kemenag Papua mampu menunjukkan performa terbaik di tingkat wilayah,” kata Taufik.
Ia menambahkan, pengelolaan anggaran di Papua diarahkan untuk mendukung layanan langsung kepada masyarakat. Strategi tersebut dilakukan melalui optimalisasi dan revisi anggaran, khususnya pada Triwulan III.
Perbaikan Layanan KUA
Melalui optimalisasi anggaran, Kanwil Kemenag Papua merevitalisasi sarana pelayanan di Kantor Urusan Agama (KUA). Langkah ini diambil untuk memastikan anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami mengadakan printer PLQ untuk enam KUA dan meubelair untuk 21 KUA. Tujuannya agar layanan menjadi lebih cepat, nyaman, dan efisien,” ujar Taufik.
Ia menegaskan, jajaran Kanwil Kemenag Papua siap beradaptasi dengan kebijakan efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik.
“Target kami jelas, hasil Rakernas dapat segera diimplementasikan dan ASN Kemenag Papua mampu memberikan kontribusi terbaik bagi umat,” pungkasnya.**(Redaksi)












