BeritaNasionalNews

Kaka Jose Bertolak ke Makassar, Siap Gelar Seminar Mahasiswa Papua di Sulsel hingga Manado

85
×

Kaka Jose Bertolak ke Makassar, Siap Gelar Seminar Mahasiswa Papua di Sulsel hingga Manado

Sebarkan artikel ini
Motivator Papua Jose Alvan Ohei

Dari Sentani ke Makassar, Palu dan Manado, motivator Papua Jose Alvan Ohei membawa misi penguatan mental, disiplin, dan karakter mahasiswa Papua di perantauan.

SENTANI, TOPBERITA.CO.ID – Motivator Papua Jose Alvan Ohei atau yang akrab disapa Kaka Jose, Senin (23/2/2026), bertolak dari Bandara Sentani, Jayapura, menuju Makassar, Sulawesi Selatan.

Ia menggunakan penerbangan Sriwijaya Air dan dijadwalkan transit di Bandara Timika pukul 12.05 WIT sebelum melanjutkan perjalanan ke Makassar.

Keberangkatan ini membawa agenda penting: seminar dan diskusi bersama mahasiswa Papua di Sulawesi Selatan pada 24 Februari 2026, dilanjutkan ke Palu pada 26 Februari, dan Manado pada 28 Februari 2026.

Namun, bagi Kaka Jose, forum ini bukan sekadar agenda motivasi biasa.

Ia menilai mahasiswa Papua di luar daerah menghadapi tantangan yang tidak ringan — mulai dari adaptasi sosial, tekanan ekonomi, pergaulan bebas, konflik internal organisasi, hingga persoalan akademik yang berujung pada keterlambatan studi bahkan putus kuliah.

“Banyak yang berangkat dengan semangat besar, tapi di tengah jalan mental drop. Ada yang tidak bisa atur keuangan, ada yang terpengaruh lingkungan, ada juga yang terjebak konflik internal sesama mahasiswa,” ujarnya sebelum keberangkatan.

Menurutnya, persoalan mahasiswa Papua di rantau tidak selalu soal kemampuan akademik, tetapi lebih pada ketahanan mental dan manajemen diri.

“IPK itu penting, tapi karakter jauh lebih penting. Kalau tidak disiplin dan tidak punya arah hidup yang jelas, pasti mudah goyah,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya membangun solidaritas yang sehat di antara mahasiswa Papua di luar daerah, bukan justru memperuncing perbedaan latar belakang daerah atau kelompok.

“Kita ini sama-sama anak Papua. Jangan saling jatuhkan. Kalau mau maju, harus saling dukung,” katanya.

Dalam seminar nanti, Kaka Jose berencana membuka ruang diskusi terbuka, mendengar langsung persoalan yang dihadapi mahasiswa, sekaligus menawarkan pendekatan penguatan karakter melalui filosofi hidup dan kedisiplinan.

“Sa datang bukan untuk ceramah saja. Sa mau dengar mereka. Apa kesulitan mereka? Apa yang bikin mereka goyah? Dari situ kita bangun kesadaran bersama,” ujarnya.

Ia berharap rangkaian diskusi di Makassar, Palu, dan Manado menjadi momentum refleksi bagi mahasiswa Papua untuk kembali fokus pada tujuan utama: menyelesaikan studi dan pulang membangun Papua.

“Jangan pulang hanya bawa ijazah. Pulang harus bawa karakter, kapasitas, dan visi,” tutupnya.(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!