Berita

​Hadiri RUPS BPRS Babel, Pemkot Pangkalpinang Pastikan Kecukupan Modal Operasional

53
×

​Hadiri RUPS BPRS Babel, Pemkot Pangkalpinang Pastikan Kecukupan Modal Operasional

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, TOPBERITA.Co.id. Walikota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menghadiri Undangan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Buku 2026 dan RUPS Luar Biasa PT Bank Pembangunan Rakyat Syariah (BPRS) Bangka Belitung.15/6/2026.

​Acara yang berlangsung di Aston Hotel Pangkalpinang tersebut juga dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (Bakeuda) Kota Pangkalpinang yang mendampingi Walikota sepanjang jalannya rapat.

​Usai menghadiri kegiatan tersebut, Walikota Pangkalpinang, Prof. Saparudin menyampaikan bahwa agenda utama rapat kali ini adalah membahas laporan keuangan serta evaluasi kinerja BPRS Babel. Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang sendiri bertindak sebagai salah satu pemegang saham pengendali di bank syariah daerah tersebut.

​Prof. Saparudin mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan dari akuntan publik, pengelolaan keuangan BPRS Babel telah mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Secara kinerja dan kondisi, bank ini dinyatakan berada dalam kategori sehat dengan struktur pemodalan yang sudah baik.

​”Kami sudah menerima laporannya. Alhamdulillah, laporan dari akuntan publik mendapatkan opini WTP. Secara kinerja, BPRS jauh lebih baik dan kondisinya sudah dinyatakan sehat, pemodalan nya juga sudah baik,” kata Saprudin saat diwawancarai setelah acara.

​Ia menambahkan, meskipun BPRS Babel sudah siap dan mampu menjalankan roda bisnisnya dengan baik ke depan, peningkatan performa akan jauh lebih optimal jika ada komitmen dari pemerintah daerah untuk melakukan penyertaan modal kembali.

​Namun, untuk tahun buku 2026 ini, Pemkot Pangkalpinang memutuskan untuk belum menambah setoran modal baru, setelah mempertimbangkan kecukupan modal yang ada saat ini untuk menjalankan operasional bisnis.

​”Kami dari pemerintah kota sudah mendengar masukan dari para pemegang saham lain untuk tahun 2026 ini. Namun, dari Pemkot Pangkalpinang sendiri diputuskan tidak menambah modal terlebih dahulu, karena melihat kecukupan modal saat ini masih sangat baik untuk menjalankan bisnis BPRS,” tuturnya.

​Walikota menekankan pentingnya pengawasan yang ketat agar tren positif ini dapat terus dipertahankan secara konsisten.

​Saparudin menegaskan agar seluruh pihak memberikan dukungan penuh dan terus memonitor kinerja bank syariah ini agar tidak mengalami penurunan di masa mendatang. Ia berharap BPRS Babel dapat terus bertumbuh dan memberikan kontribusi yang lebih baik lagi bagi perekonomian daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *