PANGKALPINANG, TOPBERITA.Co.id. Walikota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menghadiri undangan acara peluncuran (launching) 1.061 titik Koperasi Desa Selaras Merah Putih (KDKMP) secara nasional oleh Presiden Republik Indonesia melalui Zoom Meeting.
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Moh. Toyib, Kelurahan Kejaksaan, Kota Pangkalpinang ini juga turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pangkalpinang serta tamu undangan lainnya.
Walikota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang terhadap program strategis Presiden dalam mendirikan koperasi di tingkat kota serta kelurahan. Langkah ini dinilai sebagai pilar penting penguatan ekonomi berbasis masyarakat.

“Kami dari Pemerintah Kota Pangkalpinang tentu sangat mendukung program-program Bapak Presiden, khususnya dalam pendirian koperasi-koperasi di kota Pangkalpinang. Ini adalah yang kedua diresmikan, dari target 13 koperasi pada tahun ini,” ujar Walikota.
Prof Udin menambahkan bahwa selain sektor perdagangan yang saat ini menjadi prioritas utama karena memiliki potensi pasar yang besar melalui gerai-gerai yang tersedia, koperasi ini nantinya juga akan disinergikan dengan berbagai program kerja Pemkot Pangkalpinang.
Salah satu rencana strategis yang disiapkan adalah melibatkan koperasi dalam program pengelolaan sampah mandiri melalui konsep Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST)
Tidak hanya itu, peran koperasi juga akan diperluas guna mendukung program-program pemenuhan gizi dan pemberian makanan gratis yang diusung oleh pemerintah pusat, agar pelaksanaannya di tingkat daerah bisa lebih optimal dan berdampak langsung bagi kemandirian ekonomi warga.
Prof. Saparudin menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur dan fasilitas yang ada harus diimbangi dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni. Untuk itu, Pemkot tengah menyiapkan alokasi anggaran khusus yang diperuntukkan bagi pelatihan manajemen para pengurus koperasi.
“Langkah selanjutnya, kami akan menyiapkan anggaran untuk pelatihan-pelatihan manajemen, mulai dari manajemen produksi, operasional, pemasaran, hingga manajemen keuangan bagi para pengurus. Kita ingin memastikan SDM koperasi ini tangguh dan mampu mengelola roda organisasi dengan baik serta sesuai dengan regulasi yang berlaku,” pungkasnya.(RM.)











