Berita

Dua Dekade Terpisah, Alumni SMP Depati Amir Angkatan 2004 Gelar Reuni dan Bukber

230
×

Dua Dekade Terpisah, Alumni SMP Depati Amir Angkatan 2004 Gelar Reuni dan Bukber

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG,TOPBERITA,Co.id. – Suasana haru sekaligus penuh tawa menyelimuti salah satu kafe di pusat Kota Pangkalpinang pada Senin (2/3/2026).

Setelah 22 tahun melanglang buana dengan kesibukan masing-masing, para alumni SMP Depati Amir Angkatan 2004 akhirnya kembali bertatap muka dalam momen buka puasa bersama.

​Momen ini bukan sekadar jamuan makan malam biasa, melainkan menjadi “mesin waktu” yang membawa para alumni kembali ke masa seragam putih-biru dua puluh tahun silam.

Melepas Rindu Setelah 22 Tahun

​Sejak pukul 17.00 WIB, para alumni mulai berdatangan satu per satu. Gurauan mengenai perubahan fisik—mulai dari rambut yang kian menipis hingga postur tubuh yang semakin berisi—menjadi bumbu pembuka percakapan yang hangat. Sebagian besar peserta mengaku sempat pangling karena komunikasi yang terputus sejak kelulusan pada tahun 2004.

​Mantan ketua kelas sekaligus koordinator acara, Rio, mengungkapkan rasa tidak percaya atas waktu yang berlalu begitu cepat. Ia merasa pertemuan ini sangat emosional karena jarak waktu yang sangat lama.

​”Rasanya seperti baru kemarin kita lari-larian di lapangan sekolah. Tidak sangka, sekarang masing-masing sudah membawa cerita hidup yang berbeda.

Ada yang menjadi pengusaha, guru, hingga pejabat publik, tetapi di sini kita tetap kawan lama yang sama,” ujar Rio dengan nada haru.

​Rio menambahkan bahwa pertemuan ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi mereka. Menurutnya, tujuan utama dari acara ini adalah untuk menyambung kembali tali kekeluargaan yang sempat renggang akibat jarak dan waktu.

​Ia berharap, ke depannya persahabatan antaralumni SMP Depati Amir Angkatan 2004 dapat terus terjaga melalui komunikasi yang lebih intens dan pertemuan-pertemuan rutin lainnya.

​Acara dimulai dengan sesi doa bersama yang dikhususkan bagi para rekan alumni yang telah berpulang. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan menyantap takjil saat azan Magrib berkumandang.

​Selain makan bersama, sesi “berbagi cerita” menjadi agenda yang paling ditunggu-tunggu. Dalam sesi ini, setiap alumni berkesempatan menceritakan perjalanan hidup mereka selama dua dekade terakhir.

Acara pun ditutup dengan sesi foto bersama untuk mengabadikan momen langka tersebut sebagai kenang-kenangan.

Penulis ; RM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!