BeritaTNI/Polri

Dari Lembah Baliem, Prajurit dan Warga Bersatu Bersihkan Makam Islam di Walesi

38
×

Dari Lembah Baliem, Prajurit dan Warga Bersatu Bersihkan Makam Islam di Walesi

Sebarkan artikel ini
Prajurit Satgas Yonif 521/DY bersama warga Distrik Walesi bergotong royong membersihkan area makam Islam di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu (18/2/2026). Kegiatan karya bakti ini menjadi wujud kepedulian dan kemanunggalan TNI dengan masyarakat.

JAYAWIJAYA, TOPBERITA.CO.ID – Di tengah udara sejuk Pegunungan Papua, pemandangan berbeda terlihat di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (18/2/2026). Sejumlah prajurit Satgas Yonif 521/Dharma Yudha (DY) tampak memegang sabit dan cangkul, bergotong royong bersama warga membersihkan area makam Islam setempat.

Kegiatan karya bakti tersebut menjadi wujud nyata kepedulian prajurit TNI kepada masyarakat di wilayah penugasan. Rumput liar yang menutupi area makam dibersihkan, nisan dirapikan, dan lingkungan sekitar ditata agar kembali terlihat bersih dan nyaman.

Suasana kebersamaan terasa kental. Warga dan prajurit bekerja berdampingan tanpa sekat. Sesekali terdengar percakapan hangat di sela-sela aktivitas, mencerminkan hubungan yang semakin erat antara aparat dan masyarakat.

Komandan Satgas Yonif 521/DY, Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E., M.I.P., menegaskan bahwa kehadiran prajurit di Papua tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga membawa misi kemanusiaan dan sosial.

“Kami ingin kehadiran Satgas benar-benar dirasakan masyarakat. Bukan hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga membangun kebersamaan dan mempererat silaturahmi,” ujarnya.

Menurutnya, prajurit dituntut untuk bertindak kreatif dan progresif dalam membantu masyarakat, namun tetap berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan serta menghormati adat dan budaya setempat.

Kegiatan gotong royong ini menjadi simbol kemanunggalan TNI dan rakyat yang terus terjaga, khususnya di wilayah Papua Pegunungan. Pengabdian tidak selalu diwujudkan dalam operasi keamanan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat.

Tokoh masyarakat setempat, Basori, bersama tokoh adat Muhammad Sadik Asso, menyampaikan apresiasi atas kepedulian prajurit Satgas Yonif 521. Mereka menilai kegiatan tersebut memperkuat hubungan harmonis serta menghadirkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

Warga berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan damai di Tanah Papua.

Di lembah yang jauh dari hiruk pikuk kota besar, gotong royong sederhana itu menjadi pesan kuat bahwa kebersamaan tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga harmoni kehidupan bermasyarakat.**(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *