BeritaNewsPemerintahan

Bupati Jayapura Turun Langsung ke Bukisi, Infrastruktur Rusak hingga Ancaman Abrasi Jadi Sorotan

58
×

Bupati Jayapura Turun Langsung ke Bukisi, Infrastruktur Rusak hingga Ancaman Abrasi Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
Bupati Jayapura meninjau langsung pesisir Kampung Bukisi yang rawan abrasi dan gelombang tinggi saat kunjungan kerja di Distrik Yokari.

TOPBERITA.CO.ID | JAYAPURA — Komitmen pemerintah daerah untuk hadir di tengah masyarakat kembali ditunjukkan Bupati Jayapura, Yunus Wonda. Dalam kunjungan kerja ke Kampung Bukisi, Distrik Yokari, ia tidak hanya meninjau kondisi wilayah, tetapi juga menyerap langsung aspirasi warga yang selama ini bergulat dengan persoalan infrastruktur dan ancaman bencana alam.

Kunjungan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 31 Maret 2026, dengan rombongan bertolak dari Sentani menuju Bukisi didampingi staf khusus serta sejumlah pimpinan OPD. Namun perjalanan itu tidak sepenuhnya mulus. Di tengah rute, Bupati bersama rombongan harus berhenti untuk meninjau sebuah jembatan yang rusak parah akibat longsor dari kawasan pegunungan. Kerusakan tersebut diketahui telah menghambat aktivitas mobilitas warga dalam beberapa waktu terakhir.

Di lokasi, Bupati menilai perbaikan jembatan membutuhkan anggaran besar dan tidak bisa ditangani secara instan. Sebagai langkah taktis, ia langsung mengarahkan agar pemerintah daerah mencari jalur alternatif yang lebih aman dan efisien. Salah satu opsi yang mengemuka adalah membuka akses jalan dari wilayah SMA Demta menuju Demta dan kampung-kampung sekitar sebagai jalur penghubung baru.

Setibanya di Kampung Bukisi, kunjungan Bupati bukan tanpa alasan. Ia mengaku turun langsung setelah menerima laporan visual berupa video dari pihak gereja beberapa hari sebelumnya yang menggambarkan kondisi masyarakat setempat.

Bukisi sendiri dikenal sebagai wilayah pesisir yang rentan diterjang gelombang tinggi saat cuaca ekstrem. Ancaman abrasi hingga potensi bencana laut menjadi kekhawatiran nyata bagi warga. Kondisi ini mendorong Bupati untuk memastikan langsung situasi di lapangan sekaligus menegaskan bahwa kepemimpinannya tidak hanya berbasis laporan, tetapi juga realitas di akar rumput.

Dalam dialog terbuka bersama masyarakat, sejumlah aspirasi mencuat dan disampaikan secara lugas, di antaranya kebutuhan akses jalan langsung menuju Depapre untuk memangkas jarak tempuh, permintaan relokasi permukiman ke wilayah yang lebih aman dari ancaman bencana, serta pembangunan jembatan permanen yang hingga kini belum terealisasi sejak banjir besar beberapa tahun lalu.

Menanggapi hal tersebut, Bupati memastikan seluruh aspirasi akan menjadi prioritas dalam perencanaan program pemerintah daerah ke depan. Ia menegaskan bahwa setiap masukan masyarakat akan dikaji dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

Tak hanya mendengar, kunjungan ini juga dibarengi aksi nyata. Pemerintah daerah melalui Bupati menyerahkan bantuan bahan pangan berupa dua ton beras dan gula sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi warga.

Perhatian juga diarahkan pada sektor pendidikan. Rombongan menyempatkan diri mengunjungi SD YPK Bukisi di Kampung Marway serta meninjau SMAK Sion Meukisi yang masih mengalami keterbatasan fasilitas.

Melihat kondisi tersebut, Bupati langsung merespons dengan rencana pengiriman bantuan material bangunan seperti seng dalam waktu dekat. Ia juga meminta pihak sekolah segera menyusun proposal kebutuhan secara resmi untuk diproses melalui jalur pemerintahan.

Di penghujung kunjungan, apresiasi khusus diberikan kepada para pemuda Kampung Bukisi yang secara swadaya membersihkan pohon tumbang yang sempat menghambat akses jalan. Gotong royong tersebut dinilai menjadi bukti kuat solidaritas masyarakat dalam menghadapi keterbatasan.

Kunjungan kerja ini tidak sekadar seremonial. Ia menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah mulai menaruh perhatian serius pada wilayah-wilayah terluar yang selama ini menghadapi tantangan infrastruktur dan risiko bencana. Distrik Yokari, khususnya Bukisi, kini berada dalam radar prioritas pembangunan Kabupaten Jayapura.**(Isco)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *