BeritaSumatera Utara

Di Antara Tilam Bantuan dan Rasa Yang Tak Terucap

369
×

Di Antara Tilam Bantuan dan Rasa Yang Tak Terucap

Sebarkan artikel ini
Sejumlah pengungsi korban banjir dan longsor menerima bantuan tilam dari PT Mitra Bisnis Keluarga Ventura (MBK Ventura) di Aula Rusunawa Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Senin (16/2/2026).

TAPTENG, Topberita.co.id – Aula Rusunawa Pandan pada siang hari itu dipenuhi tumpukan tilam yang menjadikan ruang yang luas itu terlihat penuh sesak Senin (16/2/2026).

Di beberapa kamar sederhana yang kini menjadi ruang harapan bagi para korban banjir dan longsor tanggal 25 November 2025, bantuan kembali datang menghiasi tempat tinggal mereka.

Bagi sebagian orang, tilam hanyalah alas tidur yang biasa-biasa saja. Namun bagi para pengungsi yang telah kehilangan segalanya akibat bencana, ia adalah simbol bahwa mereka tidak sepenuhnya dilupakan oleh masyarakat.

Rumah Susun Sederhana Sewa (RUSUNAWA) yang berlokasi di Jalan Feisal Tanjung, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, sejak beberapa bulan terakhir difungsikan sebagai Hunian Sementara (Huntara).

Aula yang luas di gedung tersebut digunakan untuk kegiatan bersama dan pendistribusian bantuan, sementara kamar-kamar sederhana dijadikan tempat tinggal.

Di kamar-kamar itu, keluarga-keluarga yang hidupnya tersapu oleh air dan tanah longsor berusaha memulai ulang kehidupan mereka dari awal.

Pada Senin (16/2/2026), bantuan dari PT Mitra Bisnis Keluarga Ventura (MBK Ventura) disalurkan secara resmi di aula tersebut.

Tercatat sebanyak 106 unit tilam dan 100 unit kompor gas berhasil dibagikan kepada para pengungsi. Penyerahan bantuan tersebut dihadiri langsung oleh Asisten Regional Manager MBK Sumatera Utara, Ina Nurul Inayah, serta Lurah Pasar Baru, Japran Pasaribu dan sejumlah relawan.

Namun, di balik proses distribusi yang tampak lancar itu, terselip kegelisahan yang mengganggu hati para pengungsi.

Inisial AJ, bukan nama sebenarnya mengaku tidak mempermasalahkan jumlah bantuan yang diterima. Yang membuatnya resah adalah soal ketepatan siapa yang berhak menerima bantuan tersebut.

“Kami hanya ingin yang benar-benar tinggal di sini yang menerima. Kalau ada yang bukan penghuni ikut mengambil, itu yang terasa tidak adil,” ujarnya dengan suara pelan Kamis (18/2).

Narasumber lain yang juga meminta identitasnya dirahasiakan menyampaikan hal senada. Ia mengaku sempat menyaksikan situasi yang membuat suasana di dalam Rusunawa menjadi memanas beberapa waktu lalu.

“Bukan soal besar kecilnya bantuan. Tapi soal rasa keadilan. Kami ini korban. Kalau bantuan tidak tepat sasaran, rasanya seperti dilukai dua kali,” katanya.

Media ini telah menerima sebuah rekaman video yang diduga diambil di Aula Rusunawa saat proses pembagian bantuan berlangsung.

Dalam video tersebut tampak jelas sejumlah orang mengenakan pakaian dinas berwarna cokelat khaki yang identik dengan seragam Satuan Polisi Pamong Praja ikut mengambil tilam, serta salah satu warga yang bukan bagian dari pengungsi di Rusunawa.

Meski demikian, hingga saat ini belum dapat dipastikan dalam kapasitas apa mereka menerima bantuan tersebut.

Bagi para pengungsi, persoalan yang muncul bukan semata tentang distribusi logistik semata. Potensi kecemburuan sosial mudah tumbuh dan berkembang ketika informasi tidak sepenuhnya terbuka bagi semua penghuni.

Beberapa warga menyebutkan bahwa dugaan ketidaktepatan sasaran bantuan sempat memicu gesekan antara penghuni lama Rusunawa dan para pengungsi bencana beberapa waktu lalu, tepatnya pada tanggal 30 Januari 2026.

“Suasana sempat tegang. Kami semua sedang dalam kondisi sulit. Sedikit saja ketidakjelasan bisa membuat emosi naik,” ujar narasumber tersebut.

Pihak pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah telah dihubungi melalui pesan WhatsApp untuk dimintai tanggapan terkait dengan dugaan ketidaktepatan sasaran bantuan ini. Hingga berita ini diturunkan, belum ada jawaban resmi yang diterima dari pihak terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!