JAYAPURA, TOPBERITA.CO.ID – Sebanyak 508 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan dalam Wisuda Periode I Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Universitas Cenderawasih, Abepura, Rabu (26/2/2026).
Momentum ini bukan sekadar seremoni akademik. Di atas podium, arah pembangunan sumber daya manusia (SDM) Papua ditegaskan secara terbuka oleh pimpinan kampus dan Pemerintah Provinsi Papua.
Rektor Uncen, Prof. Dr. Oscar Wambrauw, menegaskan bahwa wisuda bukan garis akhir, melainkan gerbang awal pengabdian.
“Dunia kerja membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan memiliki kepekaan sosial,” tegasnya.
Dari total 508 lulusan, 68 orang meraih predikat Cum Laude. Hingga Februari 2026, Uncen telah melahirkan 96.620 alumni yang tersebar di berbagai sektor pembangunan.
Gubernur: Jangan Hanya Jadi Pencari Kerja
Sambutan Gubernur Papua yang dibacakan Wakil Gubernur menekankan pentingnya efisiensi anggaran dan penguatan SDM unggul.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua, kami menyampaikan selamat kepada 508 wisudawan. Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras dan dukungan keluarga,” demikian sambutan Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri.
Ia menegaskan, Papua membutuhkan generasi muda yang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi mampu menciptakan lapangan kerja.
“Papua memiliki potensi besar. Namun tanpa SDM yang produktif dan adaptif terhadap teknologi, potensi itu tidak akan maksimal,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Papua, lanjutnya, akan terus mendukung pengembangan pendidikan tinggi dengan prinsip efisiensi dan keberlanjutan anggaran.
Komitmen Transformasi Papua
Sebagai perguruan tinggi tertua dan terbesar di Tanah Papua, Universitas Cenderawasih memegang tanggung jawab strategis dalam transformasi sosial dan ekonomi daerah.
Rektor menegaskan komitmen penguatan:
- Kurikulum berbasis kebutuhan Papua
- Riset dan inovasi berbasis kearifan lokal
- Digitalisasi layanan akademik
- Kemitraan dengan pemerintah dan industri
“Setiap lulusan Uncen harus siap berkarya, memimpin, dan membawa perubahan,” tegas Prof. Oscar Wambrauw.**(Redaksi)












